Selamat Datang Di Website Kami

asuransi-1

Pada kesempatan ini kami bermaksud untuk memperkenalkan PT. MIZAN SOLUSI PROTEKSINDO yang khusus bergerak dalam bidang jasa Broker dan Konsultan Asuransi.  Jasa Broker Asuransi pada umumnya belum banyak diketahui karena para pembeli jasa tersebut biasanya langsung berhubungan dengan perusahaan asuransi yang dikehendaki.

Namun perlu diketahui bahwa penempatan asuransi secara langsung seringkali tidak sesuai dengan permintaan. Hal ini dikarenakan tidak adanya staff khusus yang memiliki pengetahuan mengenai asuransi atau tidak adanya / tidak tersedia manajemen resiko pada perusahaan tersebut.

Secara singkat dapat kami sampaikan jasa-jasa yang dapat kami berikan sebagai Konsultan dan Broker Asuransi sebagai berikut  :

  • Meneliti dan merencanakan jenis polis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  • Memilih perusahaan asuransi yang dinilai memadai dimana hal ini jarang sekali diketahui oleh Tertanggung.
  • Menegosiasikan untuk mendapatkan pertanggungan yang seluas mungkin dengan biaya yang sangat competitive.
  • Membantu menyederhanakan manajemen dokumentasi asuransi.
  • Membantu dalam negosiasi dan penyelesaian klaim.
  • Menyediakan informasi yang terakhir mengenai perasuransian. Read more »

Penggunaan Kartu Debet Selama Ramadan Bakal Melonjak

mandiri

Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk memperkirakan transaksi kartu debet selama Ramadan akan meningkat hingga 30% atau mencapai 65 juta transaksi. Kegiatan belanja masyarakat selama Ramadan bakal meningkat tinggi. Read more »

BPJS Jadi ‘Biang Kerok’ Krisis di Eropa (Said Didu)

krisis_ekonomi

Jakarta – Polemik pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Indonesia terus berlangsung. Pro dan kontra yang muncul saat ini adalah karena rencana penggabungan 4 BUMN asuransi yakni Jamsostek, Asabri, Taspen, dan Askes. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu mengatakan, pembentukan BPJS ini dibungkus dengan semangat kepentingan rakyat. Namun di dalamnya terkandung unsur untuk mengambil aset BUMN lewat penggabungan 4 BUMN asuransi. “Semangat mengambil aset BUMN lebih menonjol dengan membungkus demi kepentingan rakyat terlihat sejak UU SJSN di 2004. Padahal Jamsostek ini punya pekerja, kok bisa diambil jadi milik umum lewat BPJS?” tutur Said, Selasa (19/7/2011). Read more »

BUMN Asuransi Dilebur, Bagaimana Pemerintah ?

Jakarta – Pemerintah akan kehilangan ‘mainan’ saat peleburan empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asuransi, PT Jamsostek, PT Askes, Asabri, dan Taspen, untuk dijadikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). “Pemerintah, kalau 4 BUMN dilebur, enggak punya mainan. Enggak bisa lagi menalangi seperti saat Garuda IPO waktu itu,” kata Ekonom Faisal Basri, di Plaza Archadia, Senayan, Jakarta, Senin (18/7/2011) malam.

Padahal dengan bersatunya BUMN Asuransi dalam satu BPJS, penggalangan dana dari masyarakat bisa lebih maksimal. Pasalnya, hanya ada satu kebijakan dan terarah. “Kalau BPJS ada kan jadi satu suara. Kemudian, Asabari Direktur Utamanya siapa sih? Mana kita tahu. Lagi pula TNI kok urus asuransi,” sindir Faisal. Keengganan penggabungan juga datang dari PT Jamsostek, sebagai pengelola dana terbesar dari 3 BUMN lain. Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga meminta pemerintah dan DPR membiarkan keempat BUMN ini eksis, tanpa adanya peleburan seperti yang direncanakan oleh pemerintah dan DPR. Read more »

Bapepam – LK Cabut Izin 17 Perusahaan Asuransi Selama 2010

news3

Jakarta – Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah memberikan izin baru kepada 15 perusahaan asuransi selama tahun 2010. Namun otoritas pasar modal tersebut juga telah mencabut izin usaha terhadap 17 perusahaan asuransi selama tahun 2010. Demikian dikutip detikFinance dari siaran pers akhir tahun Bapepam-LK, Kamis (31/12/2010).

“Sampai dengan 29 Desember 2010 terdapat 376 perusahaan perasuransian di Indonesia yang terdiri dari 142 perusahaan asuransi dan perusahaan reasuransi serta 243 perusahaan penunjang usaha asuransi” demikian kutipan siaran pers tersebut. Read more »

Takut Dana Nasabah Tak Dibayar (Bapepam Tak Cabut Izin Bakrie Life)

news1

Jakarta – Pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) tidak akan menyelesaikan masalah. Nasabah Bakrie Life yang uangnya tersangkut produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa, merasa khawatir pencabutan izin membuat dana mereka makin tak jelas.

Hal ini diutarakan Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata di kantornya, Jalan Wahidin, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (23/12/2010). “Nasabah justru khawatir, kalau kita cabut izin, maka nasabah akan berusaha sendiri. Tanpa didampingi oleh Bapepam,” jelas Isa.

Read more »

Pertamina Masih Tanggung Biaya Kesehatan 17.000 Pensiunan

news2

Jakarta – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Sugiharto mengakui ada 17.000-an pensiunan Pertamina yang hingga kini masih menikmati fasilitas dana kesehatan dari perseroan. Setiap tahun Pertamina harus menyiapkan anggaran sedikitnya Rp 150 miliar untuk membiayai pensiunan yang sudah tak produktif tersebut.

“Sampai saat ini masih mendapatkan santunan kesehatan dari Pertamina dalam bentuk per kapita sampai sekarang. Karena dulu mereka sudah berhenti, terus ingin tetap ada benefit diberikan. Sebetulnya secara produktif mereka sudah tak memberikan produksi ke Pertamina,” kata Sugiharto di Plaza Bapindo Sudirman, Jakarta, Senin (20/12/2010).

Read more »